
Post Holiday Blues
Penulis : Admin | 2019-07-27 11:37:31 Tweet
Halo!!! Libur telah usai saatnya kembali beraktivitas ke sekolah dan kantor. Pernah dengar POST HOLIDAY BLUES ? Ada ga ya kira2 yang pernah mengalami sindrom ini? Yuk kenali lebih dalam tentang POST HOLIDAY BLUES. Berikut Psikolog Kami (Hanindya Restiningtyas, M.Psi., Psikolog) meringkasnya. SIMAK YUK! ???????????? ?? Adalah timbulnya suatu perasaan kesedihan dan kecemasan yang berkaitan dengan kembali ke situasi kerja atau sekolah paska libur panjang usai (Misal, libur lebaran, libur natal, libur kenaikan kelas). Sindrom ini mirip dengan Seasonal Affective Disorder (SAD) yaitu gangguan emosional yang terjadi sewaktu-waktu atau musiman ?? Biasanya ditandai oleh beberapa gejala seperti stress karena tugas atau pekerjaan, kelelahan, badan lemas, sedih yang mendalam, cemas yang berlebihan, atau bahkan kehilangan semangat ketika harus kembali ke kegiatan rutin sehari-hari setelah libur sampai2 mengalami depresi ?? Kebanyakan terjadi pada orang dewasa yang bekerja tetapi dapat dialami juga oleh anak2 dari usia sekolah hingga SMA, tergantung pada beberapa faktor : seberapa sering dan menyenangkan kita menjalani liburan, pengaruh negatif dari tingkah laku anggota keluarga selama liburan, hingga apakah kita menyukai tugas di sekolah/kantor. Biasanya kondisi ini akan diperparah ketika harapan kita tidak sesuai dengan kenyataan di situasi sehari-hari. Misal, saat liburan bebas tugas dan ketika masuk belum siap menghadapi tugas atau materi pelajaran ??Cara mengatasi nya berkaitan dengan cara menyesuaikan harapan dengan kenyataan dan kemampuan mengendalikan gejala fisik yang muncul. Caranya di antara lain :
1. Menerima situasi
2. Merencanakan tujuan
3. Menjalin komunikasi yang positif dengan anggota keluarga di rumah
4. Cukup tidur
5. Mengatur siklus kegiatan rutin kembali normal
6. Merencanakan program liburan selanjutnya
7. Memberi reward untuk diri sendiri ?? Lama atau tidak nya durasi PHB tergantung pada situasi dan kesiapan setiap orang. Biasanya terjadi ketika beberapa hari menjelang waktu sekolah / kerja dimulai. Durasinya bisa satu minggu atau bahkan berbulan-bulan. PHB akan cepat pulih ketika individu memiliki support system yang baik di keluarga. Lanjut di komen yaabpp_consultantSituasi ini berbahaya jika sudah mengalami depresi. Sebaliknya, jika hanya mengalami perasaan sedih, cemas, dan kelelahan masih tergolong wajar. Kami pernah menangani kasus anak SMA mengalami depresi ringan karena sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah setelah liburan usai. Individu mengalami perasaan cemas yang berlebih terhadap tugas-tugas dan nilai dari suatu mata pelajaran karena takut tidak sesuai dengan harapan. Selain itu, adanya ketakutan terhadap kegiatan yang rutin setelah melalui masa liburan yang bebas dan teratur. Oleh karena itu, pentingnya merencanakan tujuan jangka pendek dan panjang sehingga kita lebih siap mengontrol kegiatan sehari-hari dan untuk ke depannya paska liburan usai.
Nah jika di antara kalian ada yang mengalami Post Holiday Syndrome semoga dapat melewatinya dengan baik yaa
Berikan KomentarS
Komentar